Jember, 10 November 2025 — Dua dosen dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, Dr. Mohamad Thohir, S.Pd.I., M.Pd.I. dan Dr. Agus Santoso, S.Ag., M.Pd., melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Pondok Pesantren Nurul Chotib Jember dengan tema “Manajemen Konseling Berbasis Kamar (Room-Based Counseling) untuk Membangun Pesantren Ramah Santri.”
Membangun Pesantren Ramah Santri
Kegiatan pengabdian ini berfokus pada pengembangan sistem konseling berbasis kamar santri sebagai strategi baru dalam menciptakan lingkungan pesantren yang lebih inklusif, komunikatif, dan peduli terhadap kesejahteraan psikologis santri. Model ini diharapkan dapat memperkuat sistem pembinaan santri melalui pendekatan yang lebih personal dan berkesinambungan.
Dr. Mohamad Thohir menjelaskan bahwa pendekatan room-based counseling menempatkan kamar santri sebagai ruang strategis untuk deteksi dini, pembinaan karakter, dan pendampingan emosional.
“Kami ingin agar setiap kamar tidak hanya menjadi tempat istirahat, tetapi juga menjadi ruang tumbuh kemandirian, empati, dan kepedulian antarsantri,” ujarnya.
Kolaborasi Akademisi dan Praktisi Pesantren
Sementara itu, Dr. Agus Santoso menambahkan bahwa keberhasilan penerapan model ini bergantung pada kolaborasi antara ustaz pembimbing, pengurus pesantren, dan para santri senior.
“Keterlibatan semua elemen pesantren penting agar budaya konseling menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di pondok. Ini bukan sekadar program, tetapi transformasi nilai,” jelasnya.
Kegiatan pengabdian ini meliputi workshop manajemen konseling kamar, pelatihan keterampilan komunikasi empatik bagi pengurus kamar, serta pendampingan evaluatif dalam penerapan model di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Chotib.
Dampak dan Harapan
Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Chotib menyambut baik inisiatif ini dan berharap program tersebut dapat menjadi contoh bagi pesantren lain di Jember dan sekitarnya. Pendekatan room-based counseling dinilai mampu memperkuat nilai-nilai kepesantrenan yang humanis, tangguh, dan berorientasi pada pembinaan karakter.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UIN Sunan Ampel Surabaya dalam mengintegrasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat, melalui inovasi yang relevan dengan kebutuhan sosial dan pendidikan keislaman di tingkat akar rumput.


No responses yet