Buku ini menghadirkan perpaduan antara psikologi modern dan sufisme klasik untuk memahami empat krisis utama yang kerap dialami generasi Z: krisis identitas, makna, relasi, dan spiritual.
Melalui pendekatan psikosufistik, pembaca diajak menelusuri perjalanan batin guna menemukan keseimbangan antara logika dan rasa, dunia digital dan kedalaman diri. Dengan menggabungkan konsep psikologi eksistensial dan nilai-nilai sufistik dari Al-Ghazali hingga Rumi, buku ini menjadi panduan reflektif untuk menyembuhkan luka batin, menumbuhkan kesadaran spiritual, serta menemukan makna hidup di tengah kekosongan modern. Sebuah bacaan untuk generasi yang gelisah yang ingin pulang pada diri sejati.
“Tugasmu bukan mencari cinta, tapi menemukan penghalang di dalam dirimu yang menutupi cinta itu sendiri”.
– Rumi
“Barang sipa mengenal dirinya, ia akan mengenal tuhan-Nya”
– Al-Ghazali
“Obatmu ada dalam dirimu, namun kau tak menyadarinya. Penyakitmupun berasal dari dirimu, namun kau tak memahaminya
– Ali bin Abi Thalib